Perubahan Draft Kapal: Air Tawar vs Air Laut
1. Prinsip Dasar
- Air
laut lebih padat karena kandungan garam → daya apung lebih besar.
- Air
tawar lebih ringan → daya apung lebih kecil.
- Akibatnya:
- Kapal
di air laut → terangkat sedikit, draft berkurang.
- Kapal
di air tawar → tenggelam lebih dalam, draft bertambah.
2. Fresh Water Allowance (FWA)
- Definisi:
selisih tambahan draft kapal di air tawar dibandingkan air laut.
- Kapal
boleh memiliki draft lebih dalam di air tawar, asalkan setelah masuk ke
air laut draft kembali sesuai batas maksimum (summer load line).
- FWA =
tambahan draft yang hilang saat kapal berpindah dari air tawar ke air
laut.
3. Perhitungan Muatan Tambahan di Air Tawar
- Rumus:
Muatan tambahan = FWA × TPC (fresh water)
- TPC
(Tonnes per Centimetre Immersion): jumlah ton yang menambah draft 1 cm.
- Contoh:
- FWA
= 12 cm
- TPC
FW = 20 ton/cm
- Muatan
tambahan = 12 × 20 = 240 ton → Kapal boleh memuat 240 ton ekstra di air
tawar.
4. Penggunaan Hydrometer
- Hydrometer:
alat untuk mengukur kerapatan air dermaga.
- Cara
kerja: mengapung lebih tinggi di air padat (laut), lebih rendah di air
ringan (tawar).
- Penting
untuk:
- Menentukan
density air dermaga.
- Menghitung
FWA dan draft koreksi.
- Menghindari
kelebihan draft saat kapal berpindah ke air laut.
5. Pengaruh Pasang Surut dan Hujan
- Pasang
naik: lebih banyak air laut masuk → density naik → kapal terangkat → draft
berkurang.
- Surut:
lebih banyak air tawar masuk → density turun → kapal tenggelam → draft
bertambah.
- Hujan
lebat: menurunkan density dermaga → kapal lebih tenggelam.
6. Cara Mengukur Dock Water Density
- Ambil
sampel air dermaga dengan wadah bersih.
- Masukkan
hydrometer, baca skala pada permukaan air.
- Ambil
sampel dari kedalaman 30–50 cm, bukan permukaan.
- Hindari
area tercemar limbah atau minyak.
- Lakukan
pengukuran 2–3 kali, ambil rata-rata.
- Catat
waktu dan kondisi lingkungan.
7. Koreksi TPC di Air Dermaga
- Rumus:
TPC Dock Water = TPC Seawater × (1025 / Density Dock Water)
- Contoh:
- TPC
Seawater = 20 ton/cm
- Density
Dock Water = 1005
- TPC
DW = 20 × (1025/1005) ≈ 20.4 ton/cm
8. Koreksi Submergence (FWA)
- Rumus:
Submergence allowed = FWA × (1025 – Density Dock Water) / 25
- Contoh:
- FWA
= 12 cm
- Density
DW = 1010
- Submergence
= 12 × (15/25) = 7.2 cm → Garis muat boleh tenggelam 7.2 cm lebih dalam
di air dermaga density 1010.
9. Perhitungan Muatan Tambahan untuk Mencapai Load Line
Langkah:
- Hitung
selisih density: 1025 – Density DW.
- Hitung
draft correction: FWA × (1025 – Density DW)/25.
- Tentukan
draft target di dock water: Summer Draft + Draft Correction.
- Hitung
selisih draft dengan draft sekarang.
- Kalikan
dengan TPC Dock Water untuk mendapatkan muatan tambahan.
Contoh:
- Summer
draft = 10.00 m
- Draft
sekarang = 9.70 m
- FWA
= 12 cm
- Density
DW = 1005
- TPC
seawater = 20 ton/cm
Perhitungan:
- Draft
correction = 9.6 cm
- Required
draft = 10.096 m
- ΔDraft
= 39.6 cm
- TPC
DW = 20.4 ton/cm
- Muatan
tambahan ≈ 808 ton
Referensi;
- STCW
Code table A-II/1
Comments
Post a Comment